Ruels Kiper Kiper
Penjaga gawang memainkan peran penting dalam sepak bola, tunduk pada aturan khusus di dalam kotak penalti. Mereka dapat menggunakan tangan mereka untuk memegang bola, namun menghadapi kendala waktu dan batasan dalam mengambil kembali bola setelah dilepaskan. Peraturan bertujuan untuk melindungi penjaga gawang dari permainan berbahaya, dengan hukuman berat jika melanggar mereka.
Sepak bola memiliki aturan rumit yang mengatur tindakan penjaga gawang dan perlakuan yang mereka terima dari lawan. Hak istimewa unik mereka di dalam area penalti diimbangi dengan tanggung jawab dan batasan yang dirancang untuk menjaga keadilan. Pada akhirnya, peraturan penjaga gawang memprioritaskan keselamatan sekaligus memungkinkan gameplay yang dinamis.
Aturan Sepak Bola:
Aturan Penjaga Gawang
Penjaga gawang merupakan pemain istimewa di lapangan sepak bola dan mempunyai peraturan khusus yang berlaku.
Penjaga gawang sama seperti pemain lainnya, kecuali ketika dia berada di dalam kotak penalti. Perbedaan utama nomor satu adalah bahwa di dalam kotak penalti penjaga gawang dapat menyentuh bola dengan bagian tubuh mana pun, yang terpenting adalah tangannya.
Peraturan untuk Kiper: - Setelah menguasai bola, mereka memiliki waktu 6 detik untuk meneruskannya ke pemain lain.
- Mereka bisa menendang atau melempar bola ke rekan satu timnya.
- Penjaga gawang tidak dapat menggunakan tangannya jika bola ditendang kembali dari rekan satu timnya. Hal ini juga berlaku pada lemparan ke dalam, namun lebih jarang terjadi.
- Kiper harus mengenakan pakaian unik yang berbeda dengan jersey yang dikenakan pemain lain. Ini membantu wasit mengenali kiper.
- Begitu penjaga gawang kembali memainkan bola di tanah, mereka tidak dapat mengambilnya lagi dengan tangan mereka.
Pelanggaran Kiper bisa sangat rentan terhadap cedera. Karena alasan ini wasit cenderung menyebut pelanggaran lebih ketat jika kiper terlibat.
Ketika penjaga gawang menguasai bola, pemain lawan tidak boleh menyentuhnya atau mencoba menendangnya. Jika ada bagian dari kiper yang menyentuh bola, hal ini umumnya dianggap sebagai kontrol.
Hukuman bisa berat termasuk tendangan gawang dan kartu merah bagi pemain yang membahayakan kiper.
Tautan Sepak Bola Lainnya: